Penggunaan bata ekspos secara dominan pada bangunan yang bediri pada lahan seluas 130,8 m2 berhasil menciptakan suasana yang
natural. Dengan tampilan fasad yang simple, elemen bata ekspos menjadi pemanis visual melalui warna, tekstur, serta pola pada material tersebut.
Material dengan tekstur yang bergaris diterapkan pada bidang dinding yang tidak menggunakan bata ekspos. Dengan pemilihan material yang terkesan gelap pada bidang tersebut, kombinasi ini menciptakan aksentuasi dengan adanya efek kontras yang tercipta. Bata ekspos yang berkesan terang menjadi tampak menonjol.
Dari segi tata letak ruangan, terdapat tiga area terbuka pada rumah ini, yakni taman depan, taman samping, dan innercourt pada bagian belakang yang difungsikan sebagai kolam ikan dan musholla. Keberadaan ruang terbuka tersebut memungkinkan setiap ruangan memperoleh akses visual ke area terbuka.

Ruang-ruang bersama yakni ruang makan, ruang keluarga, dan ruang tamu memiliki view yang leluasa ke arah taman. Penghawaan serta pencahayaan alami di dalam bangunan pun menjadi lebih indah dan optimal. Sementara itu, ruan-ruang private yakni kamar tidur dikelompokkan pada lantai atas. Untuk mengoptimalkan keberadaan ruang, area di bawah atap difungsikan sebagai ruang tidur tambahan.



0 komentar:
Posting Komentar